Berapakah Kisaran Suhu Tubuh Normal?

Anda mungkin pernah mendengar bahwa suhu tubuh “normal” adalah 98,6 ° F (37 ° C). Angka ini hanya rata-rata. Suhu tubuh Anda mungkin sedikit lebih tinggi atau lebih rendah.

Pembacaan suhu tubuh yang di atas atau di bawah rata-rata tidak otomatis berarti Anda sakit. Sejumlah faktor dapat memengaruhi suhu tubuh Anda, termasuk usia, jenis kelamin, waktu, dan tingkat aktivitas Anda.

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang kisaran suhu tubuh yang sehat untuk bayi, anak-anak, dewasa, dan orang dewasa yang lebih tua.

Apakah suhu ini sama untuk semua umur?

Kemampuan tubuh Anda untuk mengatur perubahan suhu seiring bertambahnya usia.

Secara umum, orang tua lebih sulit menyimpan panas. Mereka juga cenderung memiliki suhu tubuh yang lebih rendah.

Di bawah ini adalah suhu tubuh rata-rata berdasarkan umur:

  • Bayi dan anak-anak. Pada bayi dan anak-anak, suhu tubuh rata-rata berkisar antara 97,9 ° F (36,6 ° C) hingga 99 ° F (37,2 ° C).
  • Dewasa. Di antara orang dewasa, suhu tubuh rata-rata berkisar antara 97 ° F (36,1 ° C) hingga 99 ° F (37,2 ° C).
  • Orang dewasa di atas usia 65. Pada orang dewasa yang lebih tua, suhu tubuh rata-rata lebih rendah dari 98,6 ° F (37 ° C).

Ingatlah bahwa suhu tubuh normal bervariasi dari orang ke orang. Suhu tubuh Anda mungkin sampai 1 ° F (0,6 ° C) lebih tinggi atau lebih rendah dari pedoman di atas.

Mengidentifikasi kisaran normal Anda sendiri dapat memudahkan untuk mengetahui kapan Anda demam.

Faktor apa yang dapat memengaruhi suhu Anda?
Dokter Jerman Carl Wunderlich mengidentifikasi suhu tubuh rata-rata 98,6 ° F (37 ° C) selama abad ke-19.

Tetapi pada tahun 1992, hasil dari sebuah studiTrusted Source menyarankan untuk mengabaikan rata-rata ini demi suhu tubuh rata-rata yang sedikit lebih rendah yaitu 98,2 ° F (36,8 ° C).

Para peneliti menunjukkan bahwa tubuh kita cenderung menghangat sepanjang hari. Akibatnya, demam di pagi hari bisa terjadi pada suhu yang lebih rendah daripada demam yang muncul di siang hari.

Waktu bukanlah satu-satunya faktor yang dapat memengaruhi suhu. Seperti yang ditunjukkan oleh rentang di atas, orang yang lebih muda cenderung memiliki suhu tubuh rata-rata yang lebih tinggi. Ini karena kemampuan kita untuk mengatur suhu tubuh menurun seiring bertambahnya usia.

Tingkat aktivitas fisik dan makanan atau minuman tertentu juga dapat memengaruhi suhu tubuh.

Suhu tubuh wanita juga dipengaruhi oleh hormon, dan dapat naik atau turun pada titik yang berbeda selama siklus menstruasi.

Selain itu, cara Anda mengukur suhu dapat memengaruhi pembacaan. Pembacaan ketiak bisa sampai satu derajat lebih rendah daripada pembacaan dari mulut.

Dan pembacaan suhu dari mulut seringkali lebih rendah daripada pembacaan dari telinga atau rektum.

Apa saja gejala demam?

Pembacaan termometer yang lebih tinggi dari biasanya bisa menjadi tanda demam.

Di antara bayi, anak-anak, dan orang dewasa, pembacaan termometer berikut ini umumnya merupakan tanda demam:

  • pembacaan rektal atau telinga: 100,4 ° F (38 ° C) atau lebih tinggi
  • bacaan mulut: 100 ° F (37,8 ° C) atau lebih tinggi
  • pembacaan ketiak: 99 ° F (37,2 ° C) atau lebih tinggi

Penelitian dari tahun 2000 menunjukkan bahwa ambang batas demam untuk orang dewasa yang lebih tua mungkin lebih rendah, karena orang yang lebih tua lebih sulit menjaga panas.

Secara umum, suhu 2 ° F (1,1 ° C) di atas suhu normal biasanya merupakan tanda demam.

Baca juga: