cara menghadapi orang serakah

Tamak dan Serakah

a. Pengertian

Dalam bahasa Arab, serakah disebut tamak yang artinya sikap tak pernah merasa puas dengan yang sudah dicapai. Menurut istilah tamak adalah cinta kepada dunia (harta) terlalu berlebihan tanpa memperhatikan hukum haram yang mengakibatkan adanya dosa besar. Karena ketidakpuasannya itu, segala cara pun ditempuh. Serakah adalah salah satu dari penyakit hati. Mereka selalu menginginkan lebih banyak, tidak peduli apakah cara yang ditempuh itu dibenarkan oleh syariah atau tidak, tidak berpikir apakah harus mengorbankan kehormatan orang lain atau tidak. Yang penting, apa yang menjadi kebutuhan nafsu syahwatnya terpenuhi. Sikap serakah dilarang oleh Allah Swt.
b. Ciri-Ciri Tamak.
1. Tidak mensyukuri nikmat yang telah dimiliki
2. Selalu merasa kurang padahal ia telah banyak mendapat nikmat
3. Ingin memiliki sesuatu yang dimiliki orang lain
4. Panjang angan-angan yaitu suka menghayal dan tidak realistis
5. Kikir, ia tidak mau hartanya berkurang sedikitpun
6. Kurang menghargai pemberian orang lain jika tidak sesuai keinginan
7. Terlalu mencintai harta yang dimiliki.
8. Terlalu semangat mencari harta tanpa memperhatikan waktu dan kondisi tubuh.
9. Semua perbuatannya selalu bertendensi pada materi
c. Bahaya Tamak
1. Orang yang tamak selalu merasa kurang dan tidak pandai bersyukur
2. Sifat tamak dapat menimbulkan rasa dengki, hasul dan permusuhan
3. Sifat tamak akan membutakan orang sehingga menghalalkan segala cara dalam meraih tujuannya.
4. Sifat tamak akan menjauhkan seseorang daria Allah Swt.
5. Sifat tamak membuat orang menjadi bakhil, karena takut hartanya berkurang
d. Cara Menghindari Tamak
1. Mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan
2. Membiasakan diri dengan sifat ikhlas dan rendah diri
3. Membiasakan diri dengan sifat pemurah dan jujur
4. Membiasakan hidup sederhana, hemat, qana’ah dan zuhud
5. Meminta pertolongan kepada Allah agar dijauhkan dari sifat serakah
6. Menghindari sifat iri jika melihat orang lain banyak harta
7. Sadar bahwa meteri hanya hiasan hidup dan perantara menuju akhirat


Sumber: https://rollingstone.co.id/jasa-penulis-artikel/