Cara Mencuci Popok Kain

Mencuci popok bayi harus dilakukan dengan cara yang benar, karena popok berada pada area yang berhubungan dengan organ intim dan kulit bayi. Oleh karena itu, ruam popok harus diubah dan dijaga kebersihannya agar anak kecil terhindar dari ruam popok.

Ayo masuk, lihat dan nikmati sendiri!

Popok yang tidak tepat dapat menyebabkan kebisingan
Dalam keadaan normal, Si Kecil akan menghirup udara setidaknya setiap tiga jam. Di popok basah dengan amonia di urin anak kecil. Selain itu, ada juga tinjub yang juga ditempelkan di popok. Jika popok tidak diganti dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

Udara lembab dan kandungan amonia pada popok menyebabkan perkembangan bakteri penyebab ruam popok pada anak kecil. Ini adalah masalah umum yang terjadi dan sulit dihindari.

Ruam popok muncul seperti sensasi terbakar di daerah genital dan anus, kemerahan, terlihat luka sedikit di kulit. Gejala iritasi bisa menjalar ke perut atau punggung bayi.

Pasti Si Kecil akan terusik dengan situasi seperti itu. Meski merupakan kondisi umum pada anak kecil, ruam popok dapat dihindari dengan menggunakan kain popok bayi dengan benar.

Cara mencuci popok bayi dengan benar

Selain mengganti popok secara rutin, popok yang bersih dapat mengurangi penyebaran bakteri. Cuci popok bayi dengan pakaian lain.

Agar kuman tidak mati akibat amonia, terapkan metode pencucian popok sebagai berikut.

1. Pisahkan popok yang memiliki tuna
Langkah pertama dalam mencuci popok anak adalah dengan memisahkan popok yang kotor dan yang tidak. Karena membersihkan popok kecil sekalipun, Ibu harus mencucinya secara manual dengan tangan untuk membersihkannya.

2. Rendam selai
Berupa popok yang terkena feses dan urine, rendamlah popok kain bayi. Hal tersebut dilakukan untuk menambah noda yang menempel pada kain popok. Ibu biasanya hanya bisa menambahkan sedikit sabun sebelum mencuci.

3. Campur cairan antiseptik
Agar kumannya bisa dimusnahkan secara maksimal, Bunda bisa menambahkan cairan antiseptik yang aman untuk Si Kecil. Cairan antiseptik ini efektif dan memperlambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit. Bahkan saat menggunakan popok, bisa jadi berbagai infeksi bakteri yang menyebabkan ketidaknyamanan.

4. Cuci popok
Cara mencuci popok bayi selanjutnya adalah dengan mengganti air rendaman dan menggunakan udara pada suhu 60C di mesin cuci untuk mencuci cetakan.

Saat menggunakan detergen, pilihlah sabun cuci yang bebas pewangi. Jangan gunakan pelembut kain untuk menyebabkan iritasi kulit pada anak kecil karena pelembut dapat menyerap popok kain Ibu.

Untuk mencuci popok dengan kotoran feses, gunakan teknik mencuci manual dengan suhu udara normal dan pembersih bebas pewangi. Gunakan mesin cuci untuk membersihkan popok bayi dengan kotoran yang tidak bersih.

5. Periksa aroma popok
Setelah dicuci, coba periksa aroma popoknya. Jika masih ada bau yang tidak sedap, ulangi cara mencuci popok bayi, agar bersih. Karena bau yang tidak sedap itu sebagai pertanda masih adanya bakteri yang dapat mengiritasi kulit minoritas.

6. Popok kering
Setelah melakukan rangkaian cara mencuci di atas, keringkan popok bayi dengan sinar matahari. Terlihat kering di bawah sinar matahari yang terlalu banyak bisa mengering, efeknya membuat popok menjadi kaku.

Waktu terbaik untuk mengeringkan popok adalah pada siang atau malam hari. Jika ingin mengeringkan di siang hari, coba gantung popok di bagian luar. Dengan begitu, popok bisa menjadi kering dan teksturnya tetap lembut untuk bayi yang belum lahir.