Akhir Pendidikan

  Akhir PendidikanAkhir Pendidikan

Sebagaimana sulitnya menetapkan kapan sesunggunya pendidikan anak berlangsung pertama kalinya, begitu pulalah sulitnya menentukan kapan pendidikan berlangsung untuk terakhir kalinya. Titik akhir bersifat prinsipel dan tercapai bila seseorang manusia muda itu dapat berdiri sendiri dan secara mantap mengembangkan serta melaksanakan rencana sesuai dengan pandangan hidupnya, pada kondisi yang disebutkan diatas pendidikan sudah tidak menjadi masalah lagi, ia telah dapat mendidik dirinya sendiri tetapi tidaklah dapat disangkal bahwa mungkin juga diperlukan untuk tetap menerima ajaran dalam bidang-bidang tertentu dalam memajukan kehidupannya. Bantuan pendidikan yang demikian itu disebut pembentukan manusia dewasa. Adapun secara umum yang disebut manusia dewasa yaitu :

  1. Manusia mandiri, dapat hidup sendiri, mengambil keputusan sendiri tanpa menggantungan diri pada orang lain
  2. Manusia yang bertanggung jawab, yaitu manusia yang dapat mempertanggung jawabkan segala perbuatannya
  3. Manusia yang telah mampu memahami norma-norma serta moral dalam kehidupan dan sekaligus memiliki kesanggupan untuk melaksanakan norma dan norma tersebut.
  1. Pandangan Islam

  2. Pandangan Islam terhadap pendidikan

Agama Islam mempunyai misi untuk memberikan rahmat kepada makhluk sekalian alam agar mereka memperoleh kebahagiaan dunia akhirat. Ayat Al-Quran menyatakan yang artinya “Dan tidaklah kami mengutusmu melainkan memberi rahmat untuk semesta alam

Ini mengandung pengertian tentang hakikat misi Islam tersebut, sebagai pembawa misi, Islam menunjukkan implikasi-implikasi pendidikan yang bergaya imeperatif, motivatif dan persesuasive.

Adapun beberapa prinsip yang mendasari pandangan tersebut adalah yaitu:

  1. Nilai yang mendasari pandangan tersebut yaitu muslim, baru dapat terserap bilamana ditumbuhkembangkan melalui proses pendidikan yang baik.
  2. Tujuan hidup muslim memperoleh kebahagiaan dunia akhirat bisa disadari dan dihayati bila dibina melalui proses pendidikan yang berkesinambungan.
  3. Posisi dan fungsi manusia sebagai hamba Allah dapat dipahami dan dihayati bila ditanamkan kesadaran tentang perlunya orientasi berhubungan dengan Tuhan, masyarakat dan alam sekitar serta dengan dirinya sendiri
  4. Kelengkapan dasar yang diberikan dalam diri manusia berupa fithrah. yang tidak mungkin berkembang bila tidak didukug proses pendidikan optimal.

RECENT POSTS