Napas Jadi Terasa Sesak Setelah Berhenti Merokok

Berhenti merokok adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup Anda. Namun, tindakan ini juga menimbulkan efek samping, salah satunya adalah sesak napas. Tahukah Anda mengapa mantan perokok mengalami efek samping ini? Jadi adakah cara untuk menghilangkan sesak napas dengan berhenti merokok? Mari temukan jawabannya di bawah ini.

Mengapa Anda sesak saat berhenti merokok?

Rokok mengandung berbagai karsinogen. Dengan merokok, itu berarti memberi tubuh akses ke bahan kimia seperti nikotin, tar, atau karbon monoksida. Semua zat yang tidak dibutuhkan tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan nantinya.

Menurut Johns Hopkins Medicine, CDC melaporkan bahwa lebih dari 480.000 orang meninggal setiap tahun di Amerika Serikat karena merokok. Ini bisa terjadi karena sekitar 90% rokok menyebabkan kanker paru-paru dan COPD (penyakit paru obstruktif kronis).

Inilah alasan mengapa Anda harus berhenti merokok. Sayangnya, berhenti merokok itu tidak mudah. Mantan perokok mungkin mengalami kesulitan bernapas ketika mereka berhenti merokok.

Sesak napas saat berhenti merokok adalah gejala berhenti merokok.

Ketika Anda merokok, bahan kimia dalam rokok menyebabkan reaksi yang berbeda dalam tubuh. Sekarang ketika Anda berhenti menggunakan kebiasaan ini, tubuh Anda perlu beradaptasi untuk menghasilkan berbagai efek samping.

Jadi mengapa Anda kesulitan bernapas setelah berhenti merokok?

Asap rokok dan bahan kimia lainnya yang masuk ke tubuh merusak paru-paru, menebal ludah di sistem pernapasan Anda. Ketika Anda berhenti merokok, paru-paru Anda akan pulih dan air liur Anda akan berkurang. Nah, proses pemulihan ini bisa membuat Anda merasa sesak napas, batuk, atau sakit tenggorokan.

Namun, Anda sebaiknya tidak mengurangi kesulitan bernafas saat berhenti merokok. Ini mungkin pertanda bahwa Anda mengalami kesulitan bernafas ketika Anda mulai meninggalkan kebiasaan buruk ini.

Karena itu, memeriksa kesehatan Anda dengan pemotong langkah adalah langkah terbaik. Dokter Anda akan merekomendasikan tes fungsi paru-paru untuk menemukan penyebab sesak napas Anda.

Selain itu, dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti berapa lama Anda merokok dan berapa banyak rokok yang biasanya Anda merokok dalam sehari.

Tips mengatasi sesak napas saat berhenti merokok

Jika Anda berhenti merokok, bersiaplah untuk mendetoksifikasi paru-paru Anda. Dengan begitu, efek samping kebocoran akan berkurang dan diminimalkan.

Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk membantu memulihkan paru-paru Anda dari racun dan karsinogen, seperti:

1. Minumlah banyak air
Air dapat membantu mengencerkan saluran pernapasan. Air liur yang meleleh ini akan lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh saat batuk. Karena itu, tingkatkan konsumsi air Anda setiap hari.

Anda bisa minum air panas atau minuman panas lainnya untuk meredakan gejala batuk dan sakit tenggorokan.

2. Tingkatkan diet kaya nutrisi Anda
Untuk mempercepat proses pemulihan dari sesak napas dengan berhenti merokok, paru-paru membutuhkan makanan. Anda bisa mendapatkan nutrisi ini dari berbagai makanan, dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan daging. Namun, garam dan gula tinggi dalam mengurangi peradangan.

3. Rajin berolahraga.
Untuk meningkatkan laju pernapasan Anda, berbagai latihan dapat membantu. Anda bisa memilih yoga sebagai latihan fisik. Latihan ini bisa melatih pernapasan, yang meningkatkan kerja paru-paru sehingga Anda bisa bernafas lebih mudah.

4. Jauhi asap rokok.
Bahkan jika Anda berhenti merokok, Anda menghirup asap rokok. Apalagi jika orang-orang di sekitarnya merokok. Karena itu, yang terbaik adalah menghindari berada di dekat orang-orang ini ketika mereka merokok.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak memberikan saran medis, diagnosa atau perawatan. Silakan lihat halaman Kebijakan Editorial kami untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: