Mementaskan teater Nusantara

Mementaskan teater Nusantara

Pementasan teater merupakan kerja atau karya kolektif. Keberhasilan suatu       pementasan tidak hanya ditentukan oleh sutradara, tetapi juga melibatkan berbagai unsur secara serentak dan kelompok yang mendukung pementasan.

Adapun orang-orang yang terlibat dalam pementasan:

  1.   Aktor atau aktris sebagai tokoh yang memerankan langsung cerita.
  2.   Sutradara, yaitu pekerja teater yang bertugas memimpin actor atau aktris dan            pekerja teknis dalam pementasan.
  3.   Produser yang bertugas memberikan biaya pementasan
  4.   Manager yang mengatur pelaksanaan pementasan.
  5.    Penata pentas yaitu yang mengatur penghidupan peran di pentas, pengaturan            pentas seperti pengaturan pentas, dekorasi, Tata lampu (lighting), tata suara, dan   segala sesuatu yang berhubungan dengan teknis pentas
  6.               Penata artistic, yaitu yang mengatur secara artistic hal-hal yang banyak           berhubungan dengan pemenyasan secara langsung, seperti tata rias, tata busana, tata         musik dan efek suara.

Untuk mementaskan teater Nusantara, selain adanya kerja sama yang baik di segala            pihak, kita

pun harus menentukan cerita apa yang akan dimainkan. Hal tersebut            berkaitan dengan

cerita di Nusantara, misalnya Ande-ande Lumut, Si Kabayan,          Jaka Tarup, Bawang Merah

Bawang Putih, terjadinya Gunung Tngkuban Perahu, Danau Toba. April 2013)

2.11  Peran seni teater dalam lingkup sosial masyarakat

Pertunjukkan teater rakyat tidak hanya untuk hiburan masyarakat penonton. Di balik itu, ada

amanat yang ingin disampaikan kepada masyarakat tentang sesuatu yang berhubungan dengan

kehidupan sosial masyarakat. Kehidupan yang dimaksud menyangkut seluruh perilaku sosial

yang berlaku pada kelompok masyarakat tertentu. Misalnya, kehidupan moral, agama, kehidupan

ekonomi, dan kehidupan politik.

Semua itu tercermin dalam bentuk garapan teaternya. Bentuk-bentuk garapan teater rakyat selalu

dan merupakan cerminan kehidupan sosial. Apa yang diungkapkan dalam garapan teaternya

adalah suasana hati, perasaan, dan nurani, serta keadaan jiwa. Oleh karena itu, teater merupakan

media ungkap seniman teater sebagai wakil dari nurani masyarakat pendukungnya.

Sumber: http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/07/14/jasa-penulis-artikel/