Peminangan bahsa Arabnya Khitbah

 Peminangan bahsa Arabnya Khitbah

 Peminangan bahsa Arabnya Khitbah

Peminangan adalah upaya yang dilakukan oleh pihak laki-laki atau pihak perempuan kea rah terjadinya hubungan perjodohan antar seorang pria dan dan seorang wanita denagn cara-cara yang baik atau ma’ruf. (pasal 1 bab 1 huruf a KHI)

  • Peminangan dapat langsung dilakukan oleh orang yang ingin mencari pasangan jodoh, dan juga dilakukan oleh perantara yang dipercaya (psl 11 KHI)
  • Peminangan (al-quran dan al-hadist)

“Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran dan /atau dalam keadaan kamu mnyembunyikan keinginan dalam hatimu. Allah mengakui bahwa kamu akan menyebut –nyebut mereka, dalam hal itu, janganlah kamu mengadakan janji kawin dengan mereka secara rahasia kecuali mengucapkan perkataan yang baik.”  (surah al-baqarah)

Hadist Nabi, wanita dikawini ada 4 hal :

  1. Hartanya
  2. Keturunan
  3. Kecantikan
  4. Agamanya

Kalau tidak menemukan 3 kriteria tersebut, cukup kriteria agamanya.

Syarat dan halangan peminangan (pasal 12 ayat 1, 2, 3, 4, KHI) :

  • Peminagn dapat dilakukan terhadap seorang wanita yang masih perawan atau terhadap janda yang telah habis masa iddahnya.
  • Larangan dan putus peminangan terhadap wanita :

      Larangan : wanita yang di talak oleh suami yang masih berda dalam masa  iddahnya.

      Larangan : wanita yang dipinang pria lain, pria tersebut belum putus atau belum ada penolakan dari pihak wanita.

Bagaiamana akibat hukum peminanan (pasal 13 ayat 1,2 KHI)

  • Pinangan belum menimbulkan akibat hukum dan para pihak bebas memutuskan hubungan hukum  (ayat 1)
  • Kebebasan memutuskan peminangan dilakukan dengan tata cara yang baik dengan tuntutan agama dan kebiasaan setempat, sehingga tetap terbina kerukunan dan saling menghargai  (ayat 2)