Bukalapak masih lihat peluang besar di pasar offline

Bukalapak masih lihat peluang besar di pasar offline

Bukalapak masih lihat peluang besar di pasar offline

Situs layanan jual beli (e-commerce) lokal Bukalapak menilai peluang pengembangan usaha kecil

dan pasar offline masih prospektif hingga beberapa waktu mendatang menyusul pengembangan program Mitra Bukalapak yang ditujukan bagi pelaku usaha kecil dan warung.

“Kami rasa dalam beberapa tahun mendatang, mungkin Indonesia masih beraktivitas di offline

, tapi online akan tetap,” kata CEO Achmad Zaky dalam acara ramah tamah dengan media di Jakarta, Kamis.

Merujuk pada perilaku masyarakat yang masih terus beraktivitas melalui pasar fisik, Bukalapak menilai situasi itu sebagai kesempatan untuk memperkenalkan platform dagang online. Apalagi, belum semua masyarakat Indonesia memahami belanja online.

Bukalapak memperkirakan hanya lima persen dari total penduduk Indonesia

yang berdagang secara online.

“Ini kesenjangan yang sangat besar,” kata Zaky.

Survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada 2018 menemukan 64,8 persen masyarakat Indonesia menggunakan Internet atau 171,17 juta jiwa dari total jumlah penduduk 264,16 juta.

sumber :

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/seva-mobil-bekas/