TANGGUNG JAWAB

TANGGUNG JAWAB

TANGGUNG JAWAB

Selanjutnya kebebasan sebagaimana

disebut di atas itu di tantang jika behadapan dengan kewajiban moral, sikap moral yang dewasa ialah sikap bertanggug jawab. Tak mungkin ada tanggung jawab tanda ada kebebasan. Disinilah letak hubungan kebebasan dan tanggung jawab.

                    Dalam rangka tanggung jawab ini kebebasan mengandung arti kemampuan untuk menentukan dirinya sendiri, kemampuan untuk bertanggung jawab, kedewasaan manusia, dan keseluruhan kondisi yang memungkinkan manusia melakukan tujuan hidupnya. Tingkah laku yang didasarkan pada sikap, sistem nilai dan pola pikir berarti tingkah laku berdasarkan kesadaran, bukan instingtif, malainkan terdapat makna kebebasan manusia yang merupakan objek material etika.

         Sejalan dengan adanya kebebasan atau kesengajaan, orang harus bertanggung jawab terhadap tindakanya yang disengaja. Barati ia harus dapat mengatakan dengan jujur kepada kata hatinya, bahwa tinddakannya sesuai dengan penerangan dan tuntutan kata hati itu.

           Dengan demikian tanggung jawab dalam kerangka akhlak adalah keyakinan bahwa tindakannya itu baik.sesuai dengan ungkapan Negara republik Indonesia, yaitu kalau dikatakan bahwa orang yang melakukan kekacauan sebagai orang yang tidak bertanggung jawab, maka yang dimaksud ialah bahwa perbuatan yang dilakukan orang tersebut secara moral tidak dapat di pertanggung jawabkan. Menggigat perbuatan tersebut tidak dapat  diterima masyarakat. Orang yang melakukan perbuatan tapi dalam keadaan tudur atau sedang mabuk dan semacamnya tidak dapat dikatakan sebagai perbuatan yang dipertanggung jawabkan, karena perbuatan tersebut dilakukan bukan karena pilihan akalnya yang sehat.

 Selain itu tanggung jawab juga erat hubungganya dengan hati nurani atau intuasi yang ada dalam diri manusia yang selalu menyiarkan kebaikan atau kebenaran. Mengenai etika tanggung jawab Muhammad Yusuf Khair mengemukkan.

        Yang paling penting bagi orang-orang islam adalah bertanggung jawab terhadap yang disajikannya bukan hanya pada  dihadapan para penguasa di dunia saja ( karna mungkin mereka telah menyajikan cerita-cerita bohong dalam ranngka menyelamatkan diri), yang menjadi patokan ialah mereka harus sadar bahwa mereka suatu saat nanati akan mempertanggung jawabkannya di hadapan Allah SWT pada hari kiamat nanti. Hendaklah mereka mengetahui allah senantiasa mengetahui dan  mengawasi detak hati nuraninya serta akan memperhitungkan kehianatan dan kebohongan yang telah diperbuat.

         Sebagai komunikator, tanggung jawab etis kita dapat tumbuh dari sebuah status atau posisi  yang telah diperoleh atau telah disepakati, lewat komitmen( janji, sumpah, persetujuan)yang telah dibuat lewat konsekuensi ( efek, dampak) komunikasi kita dengan orang lain. Tanggung jawab mencakup unsur pemenuhan tugas dan kewajiban, dapat dipertanggung jawabkan sebagai individu dan kelompok lain, ketika dinilai menurut setandar yang disepakati, dan dapat dipertanggung jawabkan menurut hati nurani kita sendiri.

          Pertanggung jawaban manusia tertuju kepada segala perbuatan, tindakan sikap hidup sebagai pribadi, anggota keluarga, rumah tangga masyarakat, atau Negara.manusia memiliki tanggung jawab terhadap tuhan dan sesama manusia  meliputi sebagai ospek kehidupan.

 Tanggung jawab adalah mempertahankan keadilan, keamanan, dan kemakmuran. Contohnya ialah seorang suami bertanggung jawab akan istrinya dan keluarganya. Setiap pemimpin bertanggung jawab atas tugas yang dipimpinya. Conroh yang lain ialah Abu Bakar,Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Tholib. Mereka sanggup memikul tanggung jawab yang tidaklah ringgan itu  sepenuh dan setulus hati hingga terealisasi dalam tindakan mereka.

            Para khlifah ini selalu memperhatikan fakir miskin, orang-orang sakit. Orang tua yang pikun, para pejuang islam, si lemah yang dan orang-orang yang kesusahan. Yang di ajrkan nabi Muhammad sebagai teladan umat islam agar terus bertanggung jawab.


Sumber: https://fgth.uk/toca-life-apk/