Proposisi

Table of Contents

Proposisi

Proposisi
Proposisi

Proposisi dibedakan menjadi 4 jenis yaitu:

1. Proposisi berdasarkan bentuk
–      Proposisi bentuk tunggal
Adalah proposisi yang terdiri atas satu subyek dan satu predikat
contohnya :
Mereka  berkelahi
S          P
–   proposisi bentuk majemuk
Adalah suatu proposisi yang terbentuk atas satu subjek dan lebih dari satu predikat.
Contohnya :
Dia kuliah dan bekerja di kantor
S     P1  p2
2. proposisi berdasarkan sifat
–   proposisi kategorial
Adalah antara hubungan subjek dan predikat tidak memerlukan syarat khusus.
Contohnya :
Semua mahluk hidup tumbuh
–      Proposisi kondisional
untuk proposisi kondisional dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu :

Kondisional hipotesis
merupakan suatu proposisis yang terjadi akibat adanya hubungan sebab akibat.
Contohnya :
Jika langit mendung maka akan turun hujan
Kondisional disjungtive
merupakan proposisis yang mengandung pilihan atau alternative untuk dipilih.
Contohnya :
Telepon genggam dapat disebut handphone atau ponsel.
3. Proposisi berdasarkan kualitas
–      Proposisi kualitas positif/afirmatif
Dimana pada proposisi ini terdapat persesuaian antara subjek dan predikat
Contohnya :
Semua hewan mamalia melahirkan anaknya
–      Proposisi kualitas negative
proposisi dimana tidak terdapat kesesuaian antara subjek dan predikat.
Contohnya :
Tidak ada satupun hewan mamalia yang bertelur
4. Proposisi berdasarkan kuantitas
–      Proposisi kuantitas universal
Merupakan proposisi yang biasanya diawali dengan kata yang menunjukkan sesuatu itu umum, misalnya semua,  seluruhnya.
Contohnya :
Semua vegetarian memakan sayur-sayuran
–      Proposisi kuantitas spesifik
Merupakan proposisi yang diawali dengan kata yang menyatakan sebagian atau sedikit.
Contohnya :
Sebagian mahasiswa semester 6 melakukan praktik kerja.