Audio dan Video Conferencing

Table of Contents

Audio dan Video Conferencing

Audio dan Video Conferencing
Audio dan Video Conferencing

Audio conferencing adalah penggunaan peralatan komunkasi suara untuk membuat hubungan audio diantara orang-orang yang tersebar secara geografis untuk tujuan melakukan konferensi. Audio conferencing merupakan OA pertama kali yang tidak memerlukan komputer, karena ia hanya menggunakan fasilitas komunikasi audio dua arah.

Avideoconference atau video conference (juga dikenal sebagai videoteleconference) adalah satu set interaktif telekomunikasi teknologi yang memungkinkan dua atau lebih lokasi untuk berinteraksi melalui dua arah transmisi video dan audio secara bersamaan. Hal ini juga disebut ‘visual kolaborasi’ dan merupakan jenis groupware. Videoconference berbeda dari panggilan videophone dalam bahwa dirancang untuk melayani konferensi, bukan individu. Ini adalah bentuk peralihan dari videotelephony, pertama kali digunakan secara komersial oleh AT & T selama awal 1970-an menggunakan Picturephone teknologi.

Computer conferencing

Komputer conferencing adalah penggunaan jaringan computer sehingga memberi kemampuan seorang untuk melakukan pertukaran informasi selama proses terjadinya konferensi. Aplikasi ini menggunakan hardware dan software yang sama.

Faximile

Faximile (fax) adalah penggunakan peralatan khusus yang dapat membaca tampilan dokumen pada ujung channel komunikasi dan membuat salinan atau copy di ujung lain. Fax sangat mudah diimplementasikan dan dioperasikan. Jalur telepon suara dapat berfungsi sebagai channelnya dan pengoperasikannya tidak lebih sulit dari pada mengoperasikan mesin fotocopy.

Video Text

Video text dalam penggunaannya menggunakan computer untuk tujuan memberikan tampilan materi tekstual pada layar crt. Materi tekstual dapat berbentuk naratif atau tabulasi, dan ia disimpan dalam penyimpanan sekunder pada computer.

Image Storage dan Retrieval

Digunakan untuk mengatasi masalah mengenai penyimpanan dan pemanggilan tampilan. Dimana beberapa jenis perusahaan mempunyai volume dokumen yang besar, sehingga mereka harus menyimpannya dalam file agar informasi dapat dipanggil atau didapatkan kembali jika diperlukan. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat meggunakan microform dan microfiche.

Microform akan mengurangi kebutuhan ruang yang diperlukan dokumen kertas sampai sekitar 97%. Image storage dan retrieval digunakan dalam pemeahan masalah ketika ia diperlukan untuk melihat kembali dokumen historis untuk bertujuan pemahaman masalah.

Desktop Publishing

Desktop publishing atau dtp adalah pembuatan output tercetak yang kualitasnya hampir sama dengan yang dihasilkan oleh typesetter. System desktop publishing terdiri atas mikrokomputer dengan layar crt yang beresolusi tinggi, printer laser, software desktop publishing. Penggunaan desktop publishing ini sebagai alat pemecahan masalah meliputi aplikasi administrative dan teknis. Penampilan dokumen iklan yang profesional dan menarik akan memberikan komunikasi yang efektif.

Baca Juga :