Masih Ada Sekolah yang Libatkan Siswa Pada MOS

Masih Ada Sekolah yang Libatkan Siswa Pada MOS

Masih Ada Sekolah yang Libatkan Siswa Pada MOS
Masih Ada Sekolah yang Libatkan Siswa Pada MOS

Sesuai perintah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Anies Baswedan

yang secara resmi melarang pelaksanaan Masa Orientasi Sekolah (MOS) oleh siswa termasuk oleh OSIS. Pelaksanaan MOS diarahkan dan dilakukan oleh guru atau pengajar dan kini disebut dengan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS).

Namun, beberapa sekolah di Rembang selama tiga hari pelaksanaan PLS

terhitung sejak Senin kemarin masih didapati ada yang melibatkan secara langsung siswa senior dalam melakukan PLS. Hal tersebut diungkapkan Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, Muttaqin, M.Pd yang ditemui Rabu (20/7) Siang.

Ia menyebutkan, sebelumnya Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang telah menginstruksikan kepada seluruh sekolah di Kabupaten Rembang agar dalam pelaksanaan PLS hanya ditangani oleh guru. Hal tersebut guna menghindari aksi perpeloncoan yang kerap terjadi oleh siswa senior kepada siswa baru.

Namun pada hari ketiga pelaksanaan PLS ini, sesuai pantauannya masih ada

beberapa sekolah yang melibatkan siswa dalam melaksanakan PLS ini.

“Sesuai pantauan kita di lapangan, memang kami mengakui masih ada beberapa sekolah yang melibatkan siswa senior dalam melaksanakan PLS, namun dalam pantauan kami selama tidak ada aksi perpeloncoan masih diperbolehkan dan tidak menyalahi aturan Kemendikbud terkait,” tegasnya.

Aksi penggunaan atribut yang tidak normal, perlakuan kasar oleh senior terhadap siswa baru, Muttaqin memastikan tidak menjumpai aksi tersebut di seluruh sekolah se Kabupaten Rembang. Sehingga meskipun masih beberapa yang melibatkan siswa senior, tapi ia memastikan lingkup pendidikan di seluruh sekolah se Kabupaten Rembang bebas dari aksi bullying. (D.M_38)

 

Sumber :

http://student.blog.dinus.ac.id/handay/missile-escape/