Investasi Perekonomian Negara

Investasi Perekonomian Negara

Investasi Perekonomian Negara
Investasi Perekonomian Negara

Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.

Faktor – faktor penentu investasi suatu negara antara lain sebagai berikut:

Tingkat Keuntungan yang Akan Diperoleh
Tingkat keuntungan sangat mempengaruhi minat investasi di suatu negara. Kejelasan mengenai prospek tujuan investasi tersebut dapat dilihat melalui perkembangan ekonomi di negara tersebut. Pada umumnya jenis investasi yang sering dilakukan di negara berkembang seperti Indonesia adalah investasi di sektor sumber daya alam. Para investor berupaya semaksimal mungkin menanamkan modalnya setinggi mungkin agar dapat memperoleh keuntungan semaksimal mungkin untuk perkembangan ekonomi negaranya.

Perkiraan Keadaan Perekonomian di Masa Depan
Dalam memperkirakan mengenai keadaan ekonomi di masa depan investor harus mempertimbangkan bagaimana kelangsungan negara yang akan ditanamkan investasinya, apakah akan berkembang perekonomiaanya ataukah akan menurun perekonomiannya sehingga menyebabkan kerugian untuk innvestor. Oleh karena itu, perkiraan tersebut harus dipertimbangkan meliputi stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi serta pertambahan pendapatan. Apabila keadaan masa depan semakin baik, maka semakin besar tingkat keuntungan yang akan diperoleh investor

Tingkat Pendapatan Nasional
Tingkat pendapatan nasional suatu negara juga menjadi hal penting yang harus dipertimbangkan oleh investor karena tingginya pendapatan suatu negara mempengaruhi kemakmuran negara tersebut. Apabila negara yang akan di tanammkan modal merupakan negara yang makmur maka persentase keamanan dan persengketaan penanaman modal pun akan semakin meningkat.

Kemajuan dan Perkembangan Teknologi
Faktor yang menentukan besarnya investasi yang akan dilakukan oleh para investor adalah kegiatan untuk menggunakan penemuan-penemuan teknologi baru dalam proses produksi. Kegiatan para pengusaha untuk menggunakan teknologi yang baru dikembangkan dalam kegiatan produksi atau manajemen dikenal dengan istilah pembaruan atau inovasi. Semakin banyak perkembangan teknologi yang dibuat, semakin banyak pula kegiatan pembaruan yang akan dilakukan oleh para pengusaha. Untuk melaksanakan pembaruan-pembaruan, para pengusaha harus membeli barang-barang modal baru dan adakalanya juga harus mendirikan bangunan-bangunan pabrik industri yang baru. Sehingga dengan semakin banyak pembaruan yang dilakukan, semakin tinggi tingkat investasi yang akan tercapai.

Suku Bunga
Kegiatan investasi dapat dilaksanakan apabila tingkat pengembalian modal lebih besar atau sama dengan suku bunga. Sehingga semakin besar dana yang digunakan untuk kegiatan investasi maka jumlah uang yang disimpan di bank juga semakin besar.

Baca Juga :