Kaum PGOT dan Anak Jalanan1

Table of Contents

Kaum PGOT dan Anak Jalanan1

Kaum PGOT dan Anak Jalanan1
Kaum PGOT dan Anak Jalanan1

Masyarakat miskin dalam pembahasan ini adalah masyarakat yang tergolong dalam kaum PGOT (pengemis, gelandangan, dan orang-orang terlantar) dan anak jalanan. Kaum PGOT dan anak jalann adalah bagian dari masyarakat di perkotaan yang dikategorikan sebagai masyarakat pada lapisan paling bawah. Berikut ini karakteristik, lokasi, penyebaran, dan kegiatannya.

Pengemis

Pengemis berbeda dengan gelandangan, kendati keduanya merupakan penyakit sosial, tetapi sebenarnya mereka berbeda, walaupun ada sebagian kecil dari mereka yang menjadi pengemis dan menggelandang. Terkadang yang namanya pengemis ada yang mempunyai rumah dan sawah, hanya pekerjaannya saja yang menjadikan mereka mendapat sebutan atau julukan sebagai “pengemis”. Jadi, yang dimaksud pengemis adalah orang-orang yang pekerjaannya “meminta-minta”. Pekerjaan tersebut dilakukan karena adanya dorongan kondisi fisik yang tidak atau kurang sempurna, di samping itu ada yang menjadikan hal itu sebagai profesi. Mereka yang melakukan pekerjaan mengemis karena dorongan dari keadaan atau kondisi fisik, bisa diartikan bahwa mereka benar-benar membutuhkan bantuan. Mereke itulah yang mengemis lantaran tak mampu bekerja lain atau melakukan pekerjaan yang lebih berat dari sekedar menengadahkan tangan. Misalnya, karena cacat fisik, buta maupun lantaran karena usianya sudah tua. Sedangkan, mereka yang melakukan pekerjaan mengemis karena sebagai profesi, padahal kondisi fisik sehat, maka mereka itulah yang sebenarnya tidak membutuhkan bantuan. Mereka adalah orang-orang yang malas untuk mencari pekerjaan yang lebih baik, dan mereka memandang sektor itu dapat memberikan keuntungan materi yang justru lebih banyak daripada bekerja selain mengemis. Kegiatan yang mereka lakukan sebagai pengemis, secara spasial keruangan dilakukan di tempat-tempat yang strategis, yaitu di perempatan maupun persimpangan jalan yang terdapat lampu lalu lintas dan pada saat lampu lalu lintas menunjukkan lampu merah, door to door atau dari rumah penduduk ke rumah penduduk yang lain, dan di selasar pertokoan maupun supermarket.

Baca Juga :