Cara Menyikapi Anak Punya Sifat Cengeng

Cara Menyikapi Anak Punya Sifat Cengeng

Suara rengekan anak ialah bunyi yang sangat mengganggu di dunia, laksana dipaparkan pada Journal of Social, Evolutionary, and Cultural Psychology. Jadi, tidak heran bilamana orang tua bakal merasa risih atau bahkan kesal ketika buah hati mereka mulai menerbitkan suara rengekan. Di sisi lain, anak yang mudah merengek tidak jarang dicap cengeng. Hal ini pastinya bukan sesuatu yang diinginkan orang tua untuk buah hati mereka. Bagi itu, andai anak punya sifat cengeng, yuk sikapi dengan cara-cara di bawah ini!

Membangun koneksi yang baik dengan anak

Anak punya sifat cengeng bukan berarti dia tidak berani. Hanya saja, pada sejumlah kasus, terdapat anak yang menggunakan urusan itu untuk unik perhatian orang tua mereka. Pendapat serupa juga dikatakan oleh Psikolog Becky Bailey di website Psychology Today, yang mengaku bahwa kadang-kadang sikap cengeng yang diperlihatkan anak ialah sinyal dia memerlukan lebih tidak sedikit koneksi dengan orang tuanya.

Maka, usahakan luangkan lebih tidak sedikit waktu untuk membina koneksi dengan si kecil. Tunjukkan bahwa Anda tidak jarang kali ada untuknya, sampai-sampai dia tidak butuh bersikap cengeng sepanjang waktu.

Cari tahu apa yang sedang dialami anak

Berdasarkan keterangan dari penelitian, sifat cengeng pada anak-anak terkadang pun menjadi teknik mereka guna mengekspresikan kesedihan atau kekecewaan. Jadi, paling penting untuk Anda untuk menggali tahu apa yang sebenarnya dialami si kecil. Seperti dipaparkan oleh Janet Lansbury, seorang educator anak umur dini di Amerika Serikat, alih-alih mengoreksi, memarahi, atau bahkan berjuang mengendalikan anak, orang tua usahakan menerima, mengakui, dan memberi sokongan kepada si kecil.

Maka, bilamana anak punya sifat cengeng, sikapi dengan teknik yang positif laksana mengajaknya duduk dan berkata dari hati ke hati. Namun, andai Anda merasa tidak nyaman mendengar rengekannya, jajaki tarik napas perlahan sekitar 5 detik untuk mendinginkan diri. Barulah sesudah itu, Anda dapat menghadapinya pulang dengan emosi yang lebih cair.

Coba periksa apakah dia butuh pertolongan Anda

Dikutip dari website berita HuffPost, Dr. Jessica Michaelson menyampaikan bahwa salah satu dalil utama kenapa anak merengek ialah karena mereka merasa keletihan dan membutuhkan pertolongan Anda. Sayangnya, pada beberapa anak, hal-hal semacam tersebut tidak dapat mereka ucapkan secara langsung.

Alhasil, sejumlah anak memilih guna lebih tidak jarang merengek ketika meminta sesuatu. Nah, bilamana anak punya sifat cengeng karena dalil ini, jajaki beri dia misal tentang teknik yang tepat untuk mengucapkan keinginannya untuk Anda. Kemudian, tanyakan kepadanya dengan lembut, “Apakah anda lapar, haus, lelah, atau tidak nyaman dengan sesuatu?”

Jangan mudah menyerah terhadap rengekannya

Pada sejumlah kasus, anak punya sifat cengeng sebab orang tua terlalu mudah menyerah terhadap apa juga yang dimintanya. Misalnya, si kecil hendak merebut mainan saudaranya, dan Anda malah “membantunya” untuk memungut barang tersebut. Hal tersebut terpaksa kita lakukan melulu karena tidak mampu mendengar dia merengek atau menangis.

Namun, perlakuan tersebut justru bakal memperkuat sikap cengeng yang dipunyai si kecil. Alih-alih menuruti segala rengekannya, sesekali usahakanlah untuk tidak menyerah pada anak. Lalu, tunjukkan sikap itu secara konsisten, supaya dia tahu bahwa rengekannya tidak selalu sukses pada Anda.

Sumber : http://www.clubrunner.ca/CPrg/home/redirect.asp?url=https://www.pelajaran.co.id