Dengan Inovasi, Mendidik Bangsa untuk Membangun Negeri

Dengan Inovasi, Mendidik Bangsa untuk Membangun Negeri

Dengan Inovasi, Mendidik Bangsa untuk Membangun Negeri
Dengan Inovasi, Mendidik Bangsa untuk Membangun Negeri

Pendidikan di era global abad XXI ditandai oleh banyaknya jumlah perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Namun kemajuan pendidikan khususnya pendidikan tinggi bagi sebuah bangsa bukanlah ditentukan oleh jumlah apa lagi usia sebuah perguruan tinggi, melainkan kualitas perguruan tinggi. Peningkatan kualitas sudah merupakan hal yang biasa, akan tetapi kualitas yang memiliki nilai beda atau diferensiasi dengan berlandaskan asas manfaat, kepastian dan keadilan menjadikan nilai tambah yang luar biasa.
Dan Universitas Terbuka (UT) telah membuktikan sejak diresmikannya tanggal 4 September 1984.

Kegiatan mahasiswa UT (sumber: ut.ac.id)

Telah empat windu UT berkhidmat dan mendedikasikan kerja dan karya nyata pada kemajuan negeri. 32 tahun bahtera UT berlayar melintasi ombak besar dan angin yang kencang untuk mewujudkan tujuan nasional mencerdaskan kehidupan bangsa bersama perguruan tinggi lain di nusantara. Tidak ada nakhkoda yang hebat apabila tidak ada ombak besar dan badai. Demikian juga tidak akan menjadi perguruan tinggi yang handal dan diperhitungkan apabila tidak ada tantangan besar. Dan sekali lagi, UT mampu dan berhasil menghadapinya.

Profil Universitas Terbuka (sumber: youtube.com)

Justice for all and education for all. UT merupakan salah satu perguruan tinggi yang dibentuk untuk memberikan pendidikan bagi semua warga negara dengan asas keadilan. Semua warga negara yang telah lulus SLTA atau sederajat baik fresh graduate dari SLTA maupun sudah tidak fresh graduate. Disinilah awal UT menerima mahasiswa dan seiring perjalanan, komposisi latar belakang mahasiswa dari segi usia saat ini sekitar 40 persen mahasiswa UT berusia di bawah 25 tahun. “Kami berhasil memasyarakatkan UT di kalangan generasi muda. Kami berhasil menggeser komposisi mahasiswa dari tua menjadi muda. Karena itu, animo anak muda lebih meningkat untuk kuliah di UT,” kata Rektor Universitas Terbuka, Tian Belawati sebagaimana dimuat di tempo.co.

Era global yang juga ditandai dengan penghargaan terhadap kompetensi atau skill secara langsung menjadikan telah menggeser paradigma lama yang menganggap ijazah adalah yang paling utama atau segalanya. Instansi, perusahaan dan badan usaha mulai menanyakan skill terlebih dahulu bagi pencari kerja baru kemudian ijazah. Hal ini akan berdampak pada perguruan tinggi yaitu penguasaan skill atau keahlian mahasiswa perlu lebih riil dan dikembangkan sebab ijazah atau gelar yang tidak dibarengi dengan penguasaan keahlian sesuai dengan bidang jurusannya masing-masing akan tidak dihargai.

Perubahan tersebut telah disikapi oleh UT dengan inovasi sebagai prinsip dan gerak langkah berkarya nyata. UT membuat terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar mencetak tenaga profesional baik otak maupun watak sebagaimana disampaikan oleh Rektor UT (sumber: suara pembaharuan 14/10/2015). Ada empat hal yang menjadikan UT lebih maju dan kompetitif terlebih lagi menghadapi persaingan global Masyarakat Ekonomi ASEAN. Empat hal di bawah ini menjadi kunci keberhasilan sebagai kado yang indah dalam ulang tahun yang ke 32 yaitu:

1. INOVASI
Perguruan tinggi yang tidak inovatif akan ditinggalkan masyarakat dan tenggelam dalam persaingan yang ketat antarkampus. Oleh karena itu inovasi menjadi tuntutan dan kebutuhan. Hal ini telah disadari oleh segenap civitas akademika UT dengan serangkaian inovasi yang meliputi:

a. Penerimaan Mahasiswa
Penerimaan mahasiswa baru semakin variatif. Dari segi usia peminat semakin banyak yang berusia di bawah 25 tahun. Ujian Masuk Bersama (UMB) PT 2016 diselenggarakan secara lebih baik dengan mengambil hasil evaluasi tahun-tahun sebelumnya. UT menawarkan pemberian beasiswa bagi peserta yang lolos seleksi dengan pilihan 11 prodi dari Fakultas MIPA, FISIP dan FEKON. Informasi pendaftaran selengkapnya di website spmb.or.id.

Sumber : https://downloadapk.co.id/