SMKN 1 Cirebon, Sekolah Revitalisasi dengan Pengembangan IT

SMKN 1 Cirebon, Sekolah Revitalisasi dengan Pengembangan IT

SMKN 1 Cirebon, Sekolah Revitalisasi dengan Pengembangan IT
SMKN 1 Cirebon, Sekolah Revitalisasi dengan Pengembangan IT

SMKN 1 Cirebon merupakan sekolah revitalisasi yang memiliki 10 program keahlian.

Di Indonesia terdapat 219 sekolah revitalisasi, 12 sekolah diantaranya adalah sekolah di Jawa Barat. Sekolah ini memiliki berbagai program pengembangan mutu pendidikan diantaranya, kurikulum berbasis kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri (Dudi), pengembangan sarana prasarana, menguatkan kerjasama dengan dudi, dan melakukan inovasi pembelajaran.

Wakil Kepala Bidang Bina Program SMKN 1 Cirebon, Weti Kurniawati mengatakan SMKN 1 Cirebon kini telah mengembangkan program-program sekolah berbasis IT. Seperti, e-rapor yaitu aplikasi penilaian kurikulum berbasis website. Laporan tersebut berisi tentang pencapaian kompetensi peserta didik yang telah tersinkronisasi dari Dapodik.

“Di SMKN 1 Cirebon ini, e-rapor telah berjalan selama 3 tahun.

Setiap guru mata pelajaran memberikan penilaian, seperti penilaian sikap, penilaian pengetahuan, penilaian keterampilan, sampai penilaian remedial,” ujar Weti saat ditemui di SMKN 1 Cirebon, Jalan Perjuangan By Pass Sunyaragi, Kota Cirebon, Kamis, 6 Desember 2018.

Weti juga mengatakan program berbasis IT lainnya yang dilaksanakan di SMKN 1 Cirebon adalah absensi siswa menggunakan mesin sidik jari (fingerprint). Dengan fingerprint tersebut para siswa diajarkan untuk membudayakan perilaku jujur dan disiplin. Sehingga siswa akan terus terbiasa dalam kesehariannya memiliki dua sikap tersebut walaupun tanpa pengawasan.

Selain itu, Wati mengatakan teaching factory di SMKN 1 Cirebon terus dikembangkan. Salah satunya adalah perakitan televisi yang telah dipasarkan di wilayah Cirebon. Pada kompetensi keahlian teknik bodi otomotif juga selama ini telah bekerjasama dengan perusahaan Astra.

“Kerjasama kegiatan teaching factory pada tahap awal para siswa

juga produk ekonomi khusus yaitu rotan. Rotan merupakan salah satu khas produk dari Cirebon, sehingga kami terus menggali keunggulan dari rotan,” ujar Wati.

Wati mengharapkan dengan berlangsungnya teaching factory ini akan mendekatkan dunia industri ke sekolah. Selama ini sekitar 2460 siswa SMKN 1 Cirebon 60% telah terserap untuk bekerja di berbagai perusahaan. Sekolah pun telah bekerjasama dengan sekitar 200 perusahaan untuk

 

Sumber :

https://solopellico3p.com/sejarah-dinosaurus/