Siap-Siap, Sekolah ini Tahun Depan Pungut Biaya Rp 1,4 Juta per Bulan

Siap-Siap, Sekolah ini Tahun Depan Pungut Biaya Rp 1,4 Juta per Bulan

Siap-Siap, Sekolah ini Tahun Depan Pungut Biaya Rp 1,4 Juta per Bulan
Siap-Siap, Sekolah ini Tahun Depan Pungut Biaya Rp 1,4 Juta per Bulan

Untuk mewujudkan pendidikan berkelas dunia di Sumsel, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel menerapkan kurikulum Cambridge di beberapa sekolah mulai 2018. Tentunya di sekolah yang siap secara finansial dan akademik.

Sekolah itu di antaranya, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1, SMAN 17 Palembang, SMAN 3 Palembang, SMAN di Kayuagung dan Lahat.

Kepala Disdik Sumsel Widodo mengatakan, sekolah yang terpilih itu sudah menyatakan bahwa mereka siap terhadap kurikulum baru.

Menurutnya, tantangan utama dalam pengimplementasian kurikulum Cambridge ini sendiri terletak pada dana operasionalnya yang tidak termasuk dalam pos anggaran Program Sekolah Gratis (PSG) maupun Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sehingga orangtua dan pihak sekolah harus bisa secara mandiri mengelola dan membayar biaya operasionalnya.

Maka dari itu, program ini diprioritaskan kepada siswa berprestasi yang berkecukupan

secara finansial. Sementara bagi yang pra sejahtera juga akan disiapkan slot khusus.

”Diperkirakan per bulan tiap siswanya harus mengeluarkan dana senilai Rp1,4 juta yang juga sudah termasuk biaya buku, modul paket, pelatihan dan lain sebagainya. Dan yang mahal itu bukunya,” kata Widodo seusai rapat persiapan penerapan Kurikulum Cambridge di Disdik Sumsel, Senin (4/12).

Dia menjelaskan, sekolah-sekolah yang akan melaksanakan kurikulum Cambridge akan melakukan penerimaan siswa baru lebih cepat dari sekolah lainnya, dimana yang biasanya Juli baru mulai menerima kini pada Januari sudah mulai menerima dan seleksi masuknya.

Nantinya hanya ada 20 sampai 24 siswa dalam satu kelas agar lebih efektif dalam k

egiatan pembelajarannya. ”Untuk siswa yang biasa nantinya akan ada kelas reguler. Jadi penerapan kurikulum Cambridge ini hanya kelas tertentu saja di sekolah yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Manfaat kurikulum Cambridge ini, siswa juga bisa langsung masuk ke perguruan tinggi (PT) yang berafiliasi dengan Cambridge tanpa tes, kemudian dibebaskan 30 SKS mata kuliahnya serta mendapatkan beasiswa dunia.

Sedangkan, keuntungan bagi Pemprov Sumsel yakni mampu mencetak SDM

yang berkelas dunia yang diharapkan akan mengisi pos-pos penting dalam waktu 20 tahun yang akan baik ditingkat nasional maupun internasional. ”Target kami akan menjangkau 20-30 PT terbaik di dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Patner Cambridge Indonesia Juliana menambahkan untuk tesnya siswa nantinya diutamakan mahir berbahasa Inggris dan matematika. Pihaknya juga meminta komitmen orangtua siswa, siswa, guru dan pemerintah untuk membantu lancarnya kurikulum Cambridge ini.

”Kami optimis program ini akan berjalan dengan baik. Dan pelaksanaannya sendiri dijadwalkan pada Juli 2018 mendatang,” tukasnya.

 

Sumber :

https://www.business-advice-guide.com/search-the-best-school-for-your-kids/