WUJUDKAN PESTA DEMOKRASI YANG AMAN

WUJUDKAN PESTA DEMOKRASI YANG AMAN

 

MALANG

Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM berpesan kepada 269 kepala desa atau perangkat desa yang mewakili agar bersama-sama Pemerintah Kabupaten Malang dan masyarakat setempat mewujudkan penyelenggaraan pesta demokrasi yang dilaksanakan di Kabupaten Malang berjalan aman, damai dan kondusif. Hal ini disampaikan Pak Sanusi, sapaan akrab Wabup saat membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang Ketiga Tahun 2019 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (27/3) siang

Demokrasi di Kabupaten Malang

Ia menilai, sosialisasi dan bimbingan ini merupakan langkah awal mempersiapkan hajat besar pesta demokrasi di Kabupaten Malang, yaitu Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2019 dan diikuti dengan persiapan maksimal. Pasalnya, setiap penyelenggaraan pesta demokrasi baik Pemilu, Pilkada hingga pada tingkat paling kecil yaitu Pilkades, tidak menutup kemungkinan timbulnya berbagai permasalahan, baik yang berasal dari masyarakat (pemilih), para tim sukses, kandidat Kepala Desa yang bersaing, maupun dari lembaga penyelenggara Pilkades.

Sejalan menjalankan Pilkades tanpa konflik

Maka hal utama yang perlu kita perhatikan adalah menciptakan suasana yang kondusif bagi pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Malang. Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Malang telah menetapkan Peraturan Bupati Malang Nomor 5 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Malang Nomor 21 Tahun 2018 tentang Pemilihan Kepala Desa.

Guna mendukungnya

Dibutuhkan komitmen tinggi seluruh stakeholder agar memahami dan menerapkan dengan baik, sehingga dalam setiap tahapan pesta demokrasi di Kabupaten Malang, khususnya Pilkades Serentak Gelombang Ketiga yang akan dilaksanakan tahun 2019 ini, dapat berlangsung kondusif dan demokratis,” terang Wabup.

Sehubungan dengan hal tersebut

Pak Sanusi menyebut, kegiatan ini memiliki peran strategis dalam rangka menyongsong agenda Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang Ketiga Tahun 2019, agar pelaksanaannya dapat berjalan aman, tertib, lancar serta berlandaskan hukum yang berlaku. Wabup berharap agar kegiatan ini dapat diikuti dengan serius, agar tercipta kesamaan visi, tentang aturan teknis pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang Ketiga Tahun 2019.

”Semoga seluruh peserta sosialisasi dan bimbingan teknis dapat mengetahui dan memahami poin-poin penting yang akan dibahas, serta mampu mengimplementasikan dengan baik, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kepada para kades terpilih nantinya, agar kelak bisa saling menjalin komunikasi yang baik kepada warganya, berlomba kreatifitas untuk memajukan desanya, dan menciptakan sinergi dengan program pembangunan pemerintah,” terangnya.

 

Artikel terkait :