Belajar Menggunakan Mikroskop

Belajar Menggunakan Mikroskop

siapa yang telah dulu melakukan penelitian di laboratorium sekolah? Keren banget gitu nggak, sih? Selain dikarenakan kamu mampu pakai jas laboratorium warna putih yang keren itu, kamu juga mampu pakai alat yang namanya mikroskop. Apa sih, mikroskop itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mikroskop adalah alat untuk memandang benda yang tidak mampu diamati secara kasat mata. Kalau dalam konteks biologi, contohnya pada lain mikroorganisme. Seru, kan? Yuk, belajar cara pakai mikroskop bersama-sama!

Sebelum belajar bagaimana cara pakai mikroskop untuk meneliti mikroorganisme, kamu mesti kenalan khususnya dahulu bersama bagian-bagiannya mikroskop ini, nih. Ada 13 anggota mikroskop yang mesti kamu ketahui fungsinya. Ketigabelas anggota berikut dibagi menjadi 2 bagian

Bagian mikroskop yang juga ke anggota optik adalah lensa okuler, lensa obyektif, diafragma, dan cermin. Lensa okuler merupakan lensa yang melakukan kontak segera bersama mata kita. Fungsinya lensa okuler ini untuk jadi besar bayangan objek. Sedangkan lensa obyektif adalah lensa yang posisinya tersedia di dekat objek untuk jadi besar bayangan objek tersebut. Oh iya, lensa obyektif ini mampu diatur besar kecilnya, lho. Yang mengatur ini namanya revolver.

Lalu, diafragma dan cermin ini fungsinya apa? Diafragma berguna untuk mengatur intensitas sinar yang dapat masuk ke lensa obyektif. Dengan kata lain, banyak sedikitnya sinar yang dapat masuk ke mikroskop itu diatur oleh lensa obyektif ini. Kalau cermin ini berguna untuk menyalurkan sinar yang telah masuk melalui diafragma. Cerminnya juga terdiri berasal dari 2 jenis, yaitu cermin datar dan cemrin cekung.

Setelah membahas anggota optiknya mikroskop, sekarang cobalah dibahas mengenai anggota mekaniknya mikroskop, yuk. Bagian mekanik mikroskop ini terdiri berasal dari tabung mikroskop, meja preparat, penjepit, lengan mikroskop, mikrometer, makrometer, kondensor, sekrup, dan kaki mikroskop.

Tabung mikroskop ini berguna untuk menghubungkan lensa okuler bersama lensa objektif, supaya kamu mampu memandang objeknya bersama jelas. Kalau meja preparat ini fungsinya untuk meletakan objek yang dapat diamati. Kemudian objek berikut mampu dijepit bersama penjepit objek supaya nggak geser-geser sepanjang kamu amati. Kalau lengan fungsinya apa? Buat digandeng? Hahaha bukan buat digandeng, ya. Tapi buat dijadikan pegangan saat kamu mempunyai atau memindahkan mikroskopnya.

Bagian sesudah itu bernama mikrometer. Mikrometer ini mampu dikenal juga bersama sebutan pemutar halus. Mikrometer berguna untuk menambah dan menurunkan tabung mikroskop bersama tempo yang lambat. Bentuknya mikrometer ini juga lebih kecil dibandingkan bersama makrometer. Lalu, apa bedanya mikrometer bersama makrometer? Kalau makrometer ini fungsinya untuk menggerakan tabung mikroskop bersama cepat. Ukurannya juga lebih besar berasal dari mikrometer, lho.

Bagian sesudah itu bernama kondensor. Fungsi kondensor ini untuk menghimpun sinar yang masuk. Semacam penampungan sinar gitu, ya. Hehehe. Lalu tersedia juga yang namanya sekrup. Fungsi sekrup ini apa, hayo? Fungsinya untuk mengatur sudutnya mikroskop ini. Bagian terakhirnya mikroskop ini namanya kaki mikroskop. Sesuai bersama namanya, kaki mikroskop ini untuk menyangga atau menolong mikroskop supaya nggak jatuh.

Selengkapnya : https://www.gurukelas.co.id/