Kelebihan dan kekurangan ASUS Chromebook Flip

Kelebihan dan kekurangan ASUS Chromebook Flip

ASUS dikenal sebagai produsen perangkat teknologi, terutama yang berhubungan dengan komputer. ASUS pun tergolong terlalu rajin menciptakan beragam produk, juga smartphone dan notebook. Pada kategori notebook, ASUS tidak hanya bermitra dengan Microsoft menciptakan notebook Windows. ASUS juga bermitra dengan Google dalam menghadirkan Chromebook, salah satunya adalah Chromebook Flip.

ASUS Chromebook Flip

Kelebihan

Chromebook flip pertama di dunia. Ya, ASUS Chromebook Flip adalah notebook berbasis Chrome OS pertama di dunia yang mengusung layar touchscreen yang bisa dilipat. Anda bisa menggunakannya dengan cara biasa, didirikan, atau dilipat seperti tablet. Hal ini dimungkinkan gara-gara layarnya fleksibel bisa dilipat 360 derajat.

Baterai awet. ASUS tidak membeberkan berapa mAh kapasitas baterai terhadap Chromebook Flip. Tapi yang jelas, Chromebook ini punya baterai yang awet. Untuk browsing dan streaming video, baterainya bisa bertahan pada tujuh sampai sembilan jam. Sedangkan terhadap posisi standby, baterainya bisa bertahan di atas lima hari.

Ringan dan portabel. Selain layar yang bisa dilipat, ASUS Chromebook Flip dirancang dengan bentuk yang compact. Dengan dimensi layar 10 inci, Chromebook ini tawarkan portabilitas ekstra tinggi. Plus, bobotnya hanya 900 gram membuatnya nyaman untuk digunakan sembari dipangku untuk saat yang lama.

OS gampang dan menolong Android. Bagi sebagian orang, Chrome OS punya banyak keterbasan dibanding Windows dan MacOS. Tapi kecuali Anda hanya mesti notebook untuk pekerjaan gampang dan multimedia, Chrome OS terhadap Chromebook Flip mulai terlalu menyenangkan.

Selain gampang dan sederhana, Chrome OS juga menolong aplikasi Android. Tidak heran gara-gara OS ini dikembangkan oleh Google. Anda bisa meng-install Google Play untuk men-download banyak variasi game dan aplikasi. Tapi mesti diingat, tidak semua aplikasi atau game bisa berlangsung gara-gara segi kecocokan hardware.

Interface memadai. Sebagai notebook multimedia, ASUS tidak lupa membekali Chromebook Flip dengan interface yang mumpuni. Ada dua port USB 2.0 di sisi kanan serta satu port microHDMI untuk menghubungkannya dengan layar eksternal seperti TV. Tidak ketinggalan, tersedia pula slot microSD untuk menaikkan kapasitas storage-nya.

Kekurangan

Hardware entry-level. Sistem operasi Chrome tenar gampang agar tidak butuh hardware tinggi. Mungkin gara-gara alasan inilah, ASUS lebih pilih untuk memakai hardware entry-level seperti CPU quad-core Rockchip 1,3 GHz, RAM 4 GB, dan storage eMMC 16 GB. Spesifikasi ini mumpuni untuk aplikasi office, memutar video full HD, atau browsing dengan banyak tab. Tapi untuk komputasi berat seperti memutar video 4K, aplikasi editing foto atau video, Chromebook ini dipastikan akan kewalahan.

Keyboard terlalu membal. Keyboard ASUS Chromebook Flip punya karakter agak membal. Secara subjektif kami menilainya kurang nyaman bagi Anda yang telah jadi biasa mengetik cepat. Pasalnya saat ditekan, tuts keyboard mulai kurang empuk.

Kesimpulan

ASUS Chromebook Flip dirancang untuk Anda para pelajar, pekerja, atau pengusaha yang punya mobilitas tinggi. Chromebook ini tidak merepotkan saat dibawa bepergian. Penggunaannya pun bisa banyak variasi gara-gara layarnya yang bisa dilipat. Namun hardware-nya yang kurang gahar membuatnya tidak cocok untuk pekerjaan berat seperti desain.

Sumber : https://www.caraflashandroid.com/cara-hack-wifi-di-android/